Bahaya Penggunaan Sabun Sirih Saat Keputihan Datang

Keputihan hampir dialami oleh semua wanita, dan hal ini merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita dan membuat mereka tidak nyaman dan kurang percaya diri didepan suami. Banyak penyebab yang ditimbulkannya, namun secara umum keputihan sering disebabkan oleh faktor lingkungan, aktivitas sehari-hari, dampak psikologis hingga masalah kesuburan.
Baca Juga: Obat Keputihan Bau
Air rebusan daun sirih telah dikenal sejak dulu mampu mengatasi keputihan secara manjur. Namun, menurut para ahli, air rebusan daun sirih memang memiliki sifat antibakteri. Apabila digunakan dalam kondisi yang tepat, bisa saja membantu membunuh kuman-kuman penyebab keputihan, seperti bakteri, jamur, virus, parasit atau protozoa. Namun, seringkali, penggunaan daun sirih yang dijual sebagai pembersih kewanitaan tidaklah tepat dan malah menimbulkan kerugian.

Didalam vagina terdapat bakteri bernama lactobacillus. Kebanyakan dari bakteri ini besifat umum dan tidak membahayakan bagi kesehatan. Bakteri lactobacillus ini berfungsi untuk mengatur keasaman atau pH pada vagina. Normalnya, tingkat keasaman atau pH pada vagina berkisar antara 3 hingga sampai 4. Suasana asam ini menguntungkan untuk manusia karena dapat mencegah bakteri lain yang dapat menyerang lapisan vagina dapat mati karena keasaman pH vagina.

Meski penggunaan air rebusan daun sirih dianjurkan, namun disarankan agar tidak menggunakannya terlalu sering. Gunakanlah ketika keputihan sudah berlebihan, gatal dan terasa panas. Jika vagina terus menerus terpapar dengan air rebusan daun sirih, maka bisa berdampak buruk karena akan membunuh bakteri lactobacillus yang sebenarnya tidak membahayakan. Akibatnya, keasaman vagina menjadi berubah dan terganggu sehingga bakteri jahat dapat mengganggu lapisan vagina.
Yang perlu diketahui, keputihan dalam kondisi normal merupakan proses alami yang tidak bisa sembuh karena akan berjalan dengan sendirinya. Jadi, ketika keputihan tersebut normal maka tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan itu sendiri dipengaruhi oleh siklus hormonal. Keputihan yang patut diwaspadai apabila memiliki ciri sebagai berikut:
  1. Keputihan dengan lendir berwarna coklat atau mengandung darah
  2. Keputihan yang disertai rasa nyeri atau pendarahan
  3. Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning atau berbuih
  4. Keputihan yang disertai dengan luka melepuh di sekitar genital
  5. Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis.
  6. Keputihan yang disertai dengan rasa gatal, dll.
Nah, jika anda mengalami keputihan dengan gejala-gejala seperti diatas, maka hal itu patut diwaspadai dan harus segera diatasi dengan segera. Sekian sajian artikel hari ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.




| Bahaya Penggunaan Sabun Sirih Saat Keputihan Datang

0 Response to "Bahaya Penggunaan Sabun Sirih Saat Keputihan Datang"

Posting Komentar

BILA BARANG TERBUKTI PALSU, RUSAK ATAU TIDAK SAMPAI DITANGAN ANDA. GARANSI UANG KEMBALI. Anda Berminat? PESAN Disini !!!